Postingan Terpopuler
Metode Menulis yang Efektif untuk Dilakukan bagi Pemula
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Tulisan ini bertujuan untuk memikirkan kembali apa yang telah aku dapatkan setelah melihat video Conor Neill, "How to Improve your Clarity of Thought ('Writing is Thinking')".
Kegiatan melamun seperti duduk di depan teras, memerhatikan pemandangan di depan, dan memikirkan berbagai macam pikiran yang ada di kepala bukanlah cara berpikir yang terstruktur. Menulis, baik di atas kertas maupun di media lain, memaksakan kita untuk mengorganisir atau mengatur pikiran-pikiran yang ada dalam kepala ke suatu media yang terlihat oleh kita. Oleh karena itu menulis membutuhkan kemampuan berpikir yang terstruktur dan membutuhkan latihan yang dilakukan secara konsisten.
Tetapi terkadang atau bahkan kerap kali muncul fenomena yang namanya "writer's block", alias kondisi dimana seseorang merasa stuck ketika menuliskan sesuatu, dan itu dapat menimbulkan kebiasaan menunda-nunda dan justru memperlambat proses latihan menulis itu sendiri. Maka Conor Neill membicarakan bahwa ketika melakukan kegiatan menulis, tulis semua ide-ide yang terpikirkan di dalam kepala dan mengabaikan apakah tulisan tersebut buruk atau tidak. Ketika melakukan hal tersebut, kita akan merasa lebih bebas untuk menuliskan hal-hal yang kita pikirkan dan tidak terjebak di siklus perfeksionis ataupun pikiran bahwa segala sesuatu mesti sempurna, sehingga setiap orang dapat melatih kemampuan menulis mereka dengan lebih baik.
Setelah menuliskan segala ide yang terpikirkan, baru kita melakukan revisi, mengedit, ataupun "rewriting". Proses revisi semacam ini adalah kegiatan untuk melihat dan memikirkan kembali apa saja yang telah kita tulis, kemudian berusaha untuk memperbaiki tulisan tersebut supaya kualitasnya menjadi lebih baik, baik dari segi struktur ataupun bahasanya. Proses revisi ini dilakukan di akhir kegiatan menulis ide-ide dan dapat dilakukan secara terus menerus karena suatu tulisan awal yang kita tulis tersebut pada dasarnya merupakan kumpulan ide-ide yang terpikirkan oleh kita, kemudian ide-ide itu dikembangkan melalui proses revisi tersebut sehingga kita dapat memperbaiki kualitas tulisan kita karena secara terus-menerus kita melakukan refleksi apa yang telah ditulis dan memperbaikinya.
Itu saja tulisan pertama yang terpikirkan oleh kepalaku. Memang masih sedikit sulit untuk mengurangi perasaan perfeksionis ketika menuliskan tulisan ini karena aku masih belum terbiasa untuk melakukannya, tetapi yang kubutuhkan hanyalah latihan lebih sering dan konsisten supaya hal ini dapat menjadi kebiasaan dan semakin mudah kulakukan, serta aku dapat semakin memahami konsep metode menulis seperti ini dan bisa memberikan suatu dampak positif ke diriku.
(Tulisan di bawah ini adalah bentuk awal tulisan ketika aku baru saja menuliskannya secara spontan dan semacam mengabaikan egoku untuk membuatnya sempurna).
tulisan ini bertujuan untuk memikirkan kembali apa yang telah aku dapatkan setelah melihat video conor neill "writing is thinking".
kegiatan melamun seperti duduk di depan teras, memerhatikan pemandangan di depan, dan memikirkan berbagai macam pikiran yang ada di kepala bukanlah cara berpikir yang terstruktur. menulis baik di atas kertas maupun di media lain memaksakan kita untuk mengorganisir atau mengatur pikiran pikiran yang ada dalam kepala ke media yang terlihat oleh kita. oleh karena itu menulis membutuhkan kemampuan berpikir yang terstruktur dan membutuhkan latihan yang dilakukan secara konsisten.
tetapi terkadang ada yang namanya writer's block, alias kondisi dimana seseorang merasa stuck ketika menuliskan sesuatu, dan itu dapat menimbulkan kebiasaan menunda-nunda dan justru memperlambat proses latihan menulis itu sendiri. maka conor neill membicarakan jika ketika melakukan kegiatan menulis maka tulis semua ide-ide yang terpikirkan di dalam kepala dan mengabaikan apakah tulisan tersebut buruk atau tidak. ketika melakukan hal tersebut, kita akan merasa lebih mudah untuk menuliskan hal-hal yang kita pikirkan dan tidak terjebak di siklus perfeksionis ataupun pikiran segala sesuatu mesti sempurna, sehingga setiap orang dapat melatih kemampuan menulis mereka dengan lebih baik.
setelah menuliskan segala ide yang terpikirkan, baru melakukan hal seperti revisi, mengedit, ataupun "rewriting". proses revisi semacam ini adalah kegiatan untuk memikirkan kembali apa saja yang telah kita tuliskan, kemudian berusaha untuk memperbaiki tulisan tersebut supaya kualitasnya menjadi lebih baik. proses revisi ini dilakukan di akhir, dan dapat dilakukan secara terus menerus karena suatu ide tulisan pada dasarnya merupakan semacam hal mendasar yang membuat ide-ide menjadi jelas, kemudian ide-ide itu dikembangkan melalui proses revisi tersebut sehingga kita semakin dapat untuk memperbaiki kualitas tulisan kita karena kita secara terus-menerus melakukan refleksi apa yang telah kita tulis dan memperbaikinya.
itu saja tulisan pertama yang terpikirkan oleh kepalaku. rasa-rasanya memang masih sedikit sulit untuk mengurangi perasaan perfeksionis ketika menuliskan ini karena masih belum terbiasa, tetapi yang kubutuhkan hanyalah latihan lebih sering lagi supaya dapat menjadi kebiasaan dan lebih mudah dilakukan, serta semakin memahami konsep metode menulis seperti ini dan dapat memberikan suatu dampak ke diriku.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar